Menurut bahasa puasa berati menahan.Sedangkan menurut istilah puasa berarti
suatu aktifitas ibadah yang dilakukan dengan cara menahan diri dari makan,minum
serta hal-hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga
terbenamnya matahari.Puasa ramadhan ialah puasa yang wajib dikerjakan oleh umat
muslim yang sudah baligh pada bulan ramadhan.Puasa ramadhan merupakan salah
satu rukun islam.Hukum melaksanakan puasa ramadhan ialah wajib setiap muslim
yang sudah baligh dan berakal.
Tata Cara Niat Puasa Ramadhan
Niat merupakan syarat sah puasa, jadi suatu
ibadah (puasa) tidak akan mempunyai nilai
ibadah kalau tidak disertai niat yang ikhlas.Nabi saw berwasiat dalam hadistnya:
إِنَّمَا
الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَىَ
“Sesungguhnya
setiap amalan hanya tergantung pada niatnya, dan setiap orang hanya akan mendapatkan sesuai dengan apa
yang dia niatkan.”
Jadi niat merupakan salah satu ukuran amalan apakah ibadah kita
itu akan diterima
atau tidak.Dan tata cara yang baik untuk memulai niat berpuasa adalah awal malam sesudah tenggelam matahari pada setiap malamnya selama bulan
ramadhan, karena kita
dianjurkan untuk membermalamkan niat. Sehingga jika terjadi sesuatu hal yang di luar kemampuan kita,
misalnya tertidur dan tidak sempat sahur dan shalat Shubuh karna terbangun di
pagi hari, kita akan lebih merasa tenang karena telah berniat dari malam.
Amalan Dan
Ibadah Pada Bulan Ramadhan
Ada banyak amalan
dan ibadah
yang utama di bulan Ramadhan yang berfungsi sebagai penambah kekhyusukan kita dalam
menyucikan diri sepanjang bulan ramadhan.Alangkah baiknya jika dalam puasa Ramadhan kita mampu mengerjakan seluruh amalan ibadah dengan hati yang tulus untuk mengharap ridha Allah semata.Adapun
amalan dan ibadah yang dapat kita lakukan ialah
1.Puasa
Puasa merupakan
amalan yang penting pada bulan ramadhan.Setiap umat islam yang tidak
berhalangan wajib baginya untuk melakukan puasa selam 30 hari penuh.Masalah pada puasa
tidak hanya mengekang pada keinginan untuk makan,
minum, dan hasrat seksual saja namun yang lebih utama ialah dapat mengendalikan hati dari pikiran dari perbuatan negatif yang selama ini melekat.
2.Solat Tarawih
Solat
tarawih ialah solat malam yang dikerjakan pada malam-malam sepanjang bulan
ramadhan.hukum solat tarawih ialah sunnah muakkad dan tarawih dapat dilakukan
sendirian atau berjam’ah.
3.Memperbanyak berdzikir
Dalam hal ini kita dapat memperbanyak berdzikir atau berdoa kepada Allah swt. Semakin banyak kita mengingat kepada
Alloh,semakin
banyak pula peluang
untuk mengoreksi diri dan menilai perjalanan kita dalam setahun. Dzikir dan doa sepanjang Ramadhan bisa dilakukan pada
waktu-waktu tertentu, seperti pada
sepertiga malam terakhir.
4.Memperbanyak bersedekah
Puasa
mengajarkan kepada kita bahwa masih banyak orang yang kurang beruntung yang
menahan lapar selama
seharian penuh.Maka sungguh mulia seseorang itu jika kita mempunyai inisiatif
untuk memperbanyak sedekah selama bulan ramadhan.
5.I’tikaf
Pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, seseorang dianjurkan untuk beri’tikaf. Yang dimaksud dengan i’tikaf ialah berdiam diri di masjid dengan tujuan untuk semakin mendekatkan diri kepada
Allah.Seseorang yang sedang melakukan i’tikaf sejatinya ia menghidupkan kembali ‘baterai hatinya’ yang mungkin selama ini
kurang mengenal Allah, membersihkan
cermin hatinya dari debu-debu kepentingan duniawi, urusan dengan sesama
makhluk-Nya, sehingga kelak cermin tersebut dapat mengilap dan sepenuhnya
memancarkan cahaya Al-Haqq.
SUMBER: http://www.smbcumrohhaji.co.id/
SUMBER: http://www.smbcumrohhaji.co.id/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar